Di tulis Oleh:Alinoka Selasa, 23 April 2013


EVAKUASI Kapolres Banjar Kota AKBP Asep Saepudin SIK memimpin proses evakuasi Poppy di Blok Pasir Sireum RT 07 RW 06 Dusun Sukaharja Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman kemarin.

PATARUMAN – Poppy (15) siswi SMAN 3 Banjar meninggal dunia setelah nenggak cairan yang disebut-sebut sebagai jamu untuk menggugurkan janin hasil hubungan intim dengan kekasihnya berinisial Ag (15) siswa SMK Bina Putera Banjar.
Jasad perempuan berparas cantik yang pergi untuk selamanya itu, baru ditemukan warga di dasar jurang Blok Pasir Sireum RT 07 RW 06 Dusun Sukaharja Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman kemarin (4/4).
Kasat Reskrim Polres Banjar Kota AKP Kosasih SIP mengatakan Ag, siswa SMK Bina Putera adalah pacar korban. Saat diperiksa kali pertama, Ag mengaku tidak mengetahui kematian korban. Setelah didesak, dia menjelaskan kronologis kasus kematian Poppy kepada polisi.
Berdasarkan keterangan Ag, menurut kasat, Selasa siang (2/4) dirinya diminta menjemput Poppy di sekolah. Setelah bertemu, Poppy meminta ke arah Blok Pasir Sireum atau biasa dikenal Gunung Sangkur. Tiba di jembatan, Ag duduk di atas jok motor. Poppy duduk di jembatan.
Poppy mengeluarkan botol berisi cairan jamu untuk menggugurkan janin. “Agus melihat korban minum. Setelah itu korban merasa gerah lalu melepaskan dasinya ke arah jurang. Lalu kejang-kejang dan terjatuh ke belakang,” kata kasat usai melakukan pemeriksaan awal kepada Ag kemarin.
Kata kasat, Agus mengaku sempat melihat korban. Saat korban kejang-kejang, Ag meninggalkan korban karena ketakutan. Ag juga malah mengambil tas korban dan membuangnya di tempat tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.
Kasat menyatakan Satuan
Reskrim akan menggali keterangan dari Ag. Karena, Ag diduga belum bisa memberikan keterangan lengkap. “Jamu yang diminum korban pun belum tahu seperti apa mereknya,” terang dia.
Kosasih menerangkan Ag belum bisa dijerat dengan pasal pembunuhan karena minuman yang mengakibatkan korban meninggal dunia dibawa korban. “Ag dimungkin terancam pasal 306 KUH-Pidana karena melakukan pembiaran tetapi saat ini statusnya masih menjadi saksi,” terang dia.
PIMPIN EVAKUASI
Informasi yang dihimpun Radar, Poppy saat ditemukan di dasar jurang —sekitar sekitar 700 meter dari pemukiman penduduk— masih mengenakan seragam putih abu (SMA). Mulut wanita berambut ikal panjang dan memakai ikat rambut merah itu berbusa.
Mayat Poppy pertama kali ditemukan warga. Kehebohan penemuan mayat itu sampai kepada Holil, kepala Dusun Sukaharja. Holil pun mengecek laporan tersebut. Benar saja ada wanita berseragam SMA terlentang dengan keadaan pipi dan mulut sebelah kanan luka. “Saya temukan mayat pukul 10.05, langsung kami lapor ke polisi,” ungkap Holil kepada Radar.
Setelah kabar penemuan mayat pelajar itu tersebar, warga banyak yang penasaran. Mereka berkerumun mendekati lokasi kejadian. Namun polisi sigap membuat batas (police line) agar proses evakuasi mayat korban tidak terganggu.
Kapolres Banjar AKBP Asep Saepudin SIK memimpin proses evakuasi sekaligus mengamankan barang bukti seperti kartu UTS atas nama Poppy, bekas minuman ale-ale, botol aqua, sepatu yang lepas, dasi seragam SMAN 3 Banjar yang tergeletak dan jam tangan yang dipakai lagi oleh korban.
Korban langsung dibawa ke RSUD Banjar untuk dilakukan otopsi. Sementara polisi langsung bergerak cepat mencocokkan identitas korban dengan pihak SMAN 3 Banjar. Tidak lama kemudian Kepala SMAN 3 Banjar Drs H Kusdiaman didampingi Totong Heryanto, guru BP/BK, mendatangi TKP.
Kusdiaman membenarkan korban adalah muridnya. Siswi yang dikenal pendiam itu beralamat di Lingkungan Cogreg RT/W 03/17 Desa Sukamanah Kecamatan Pataruman. Poppy putri pasangan Agus Subrata dan Mimih Suryani.
Kata dia, Rabu (3/4) orang tua Poppy datang ke sekolah mencari tahu anaknya karena sejak Selasa tidak pulang ke rumah. Dilihat dari daftar hadir, hari Senin dan Selasa Poppy masih masuk sekolah. (zi)
 sumber

LIHAT VIDEO DI YOU TUBE
PUSAT BERITA —Banjar, (tvOne). Seorang siswi Sekolah Menengah Atas yang sedang hamil ditemukan tewas mengenaskan di selokan di Banjar, Jawa Barat pada Kamis, (4/4). Polisi menemukan dua buah minuman ringan yang dicampur racun serangga di lokasi penemuan mayat tersebut. Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar, Jawa Barat untuk dilakukan autopsi.
Satreskrim Polresta Banjar, Jawa Barat berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap siswi SMA yang ditemukan tewas di selokan saluran irigasi. Pelaku membunuh korban karena diketahui korban tengah hamil muda.



Post by: Alinoka
jam. 16.17 Selasa, 23 April 2013
1. Nama : Alinoka
2. Alamat: Banjar Patroman
3. No Telphone: Klik di sini
4. Respon: Komentar
5. Menu: Artikel ini